Agus Wagio Mengikuti Pelatihan PGM (Pelita Guru Mandiri) di Sekolah Mitra Tanoto Foundation

Tak hanya berfokus dalam menjalankan perusahaannya agar terus berkembang pesat, tetapi Sukanto Tanoto juga cukup serius untuk melahirkan guru – guru yang cerdas dan kreatif. Agus Wagio, S.Pd SD ternyata juga turut ikut sebuah pelatihan PGM (Pelita Guru Mandiri) di sekolah mitra Tanoto Foundation dalam naungan Sukanto Tanoto di tahun 2012 silam, tepatnya di kecamatan Renah Mendaluh, kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Hal tersebut pastinya akan memberikan dampak yang sangat baik sekali bagi semua guru – guru Sekolah Dasar khususnya. Bahkan pelatihan Pelita Guru Mandiri ini telah mengubah cara pandangnya terhadap profesi guru.

Sukanto Tanoto sendiri merupakan pengusaha sukses yang telah berhasil memanfaatkan sumber daya alam negara secara optimal, dan bisa mendatangkan profit, pastinya yang demikian ini bukanlah hal yang cukup mudah untuk dilakukan. Akan ada banyak sekali hal yang harus dipertimbangkan supaya bisa memanfaatkan sumber daya alam tanpa harus menimbulkan kerugian bagi negara.

Agus Wagio Mengikuti Pelatihan PGM (Pelita Guru Mandiri) di Sekolah Mitra Tanoto Foundation

Sebelum Agus Wagio ikuti kegiatan atau pun pelatihan Pelita Guru Mandiri oleh Sukanto Tanoto tersebut, ia menganggap tugas guru hanyalah mengajar untuk penuhi tanggung jawab atas profesinya. Namun, setelah Agus mengikuti pelatihan Pelita Guru Mandiri ia sadar bahwa peranan guru tak hanya sekadar penuhi tugas sesuai dengan beban jam mengajar. Pada dasarnya Pelita Guru Mandiri ini merupakan sebuah program dari Tanoto Foundation dalam naungan Sukanto Tanoto yang dijalankan di beberapa sekolah – sekolah mitra. Tujuan diadakan pelatihan ini tak lain adalah untuk dapat meningkatkan kompetensi dan kapasitas guru dalam memberikan pelajaran kepada para muridnya. Manfaat yang bisa didapatkan dari pelatihan tersebut dirasakan benar oleh Agus Wagio.

Guru yang mengajar di Sekolah Dasar yang ada di kecamatan Renah Mendaluh tersebut sadar bahwasannya, seorang guru memang sudah seharusnya berperan sebagai penggali potensi bagi para murid – muridnya. Oleh sebab itulah, Agus Wagio selalu berusaha keras dalam mengasah kreatifitas dirinya, supaya nanti bisa mengajar sekaligus menularkan cara berpikir kreatif bagi para murid – muridnya. Juga perlu untuk diketahui bahwa salah satu kreatifitas yang mempermudah para murid dalam memahami dan mengerti pelajaran yang diberikan adalah dakota atau dakon matematika. Dakota ini sendiri berarti mengajar para murid belajar plus bermain, sebab menggunakan alat peraga sederhana berbentuk congklak atau dakon.

Dakota diyakini bisa membuat para murid lebih mudah dalam menghitung faktor persekutuan terbesar dan juga kelipatan persekutuan terkecil. Kreatifitas Agus Wagio dalam mengajar muridnya tak hanya dikenal oleh muridnya saja, akan tetapi juga oleh rekan guru. Para guru mengakui kreatifitas Agus Wagio dan juga mempercayakan posisi ketua kelompok kerja guru kepadanya. Setelah Agus menduduki posisi tersebut, ia langsung buat program kerja untuk tingkatkan kreatifitas guru pada Renah Mendaluh. Salah satunya adalah dengan mengadakan program Lesson Study bagi para guru.

Lesson Study ini merupakan salah satu kegiatan berdasarkan pola Plan Do See yang pernah diadakan Tanoto Foundation dan diikuti oleh Agus Wagio. Ia merasakan manfaat dari kegiatan tersebut dan ingin menularkan kepada guru lain. Agus Wagio sangat tidak ingin ilmu yang didapatkannya tersebut ia nikmati sendiri dan ingin ilmunya bisa dirasakan pula bagi guru dan masyarakat Renah Mendaluh.

Leave a reply "Agus Wagio Mengikuti Pelatihan PGM (Pelita Guru Mandiri) di Sekolah Mitra Tanoto Foundation"